Berawal dari Tradisi, Wahyu Kliyu Kini Menjadi Wisata Budaya di Kecamatan Jatipuro

Warga saat berebut apem dalam acara Kirab Budaya Wahyu Kliyu di depan Kantor Kecamatan Jatipuro Karanganyar, Sabtu (14/9/2019).

JATIPURO, KARANGANYAR – Berawal dari tradisi turun-temurun para leluhur, tradisi Wahyu Kliyu kini dikemas menjadi wisata budaya di Kecamatan Jatipuro Kabupaten Karanganyar. Wahyu Kliyu sendiri merupakan upacara tolak bala yang diperingati setiap bulan Suro tanggal 15 atau bulan purnama.

Dalam kirab budaya tersebut ribuan peserta dari perwakilan 10 desa berjalan kaki mulai Dusun Kendal sampai halaman kantor kecamatan. Mereka mengenakan pakaian adat dan kostum sesuai identitas kelompoknya sembari membawa tampah berisi apem.

“Wahyu Kliyu, Wahyu KliyuWahyu Kliyu seru para peserta Kirab Budaya Wahyu Kliyu sembari melemparkan bungkusan berisi apem ke arah kerumunan warga. 

Camat Jatipuro, Drs. Eko Budi Hartoyo, pengenalan Wahyu Kliyu ke luar Dusun Kendal ternyata mendapatkan respons positif dari masyarakat.

Dalam Kirab Budaya Wahyu Kliyu, dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Drs. Tarsa, M. Pd., juga hadir mengikuti kegiatan tersebut jajaran Forkopinca Kecamatan Jatipuro serta Bpk. Drs. Sari Widodo, Anggota DPRD Kabupaten Karanganyar periode 2019-2024 dari Fraksi Partai Golkar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *